top of page
Search

Jasa Kelola Marketplace: Lingkup Kerja, KPI, dan Cara Menilai Biayanya

Jasa kelola marketplace adalah layanan profesional untuk menjalankan toko di platform seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Lazada, dan Blibli. Lingkupnya dapat dimulai dari pekerjaan administratif, upload produk dan update harga hingga pengelolaan penuh yang mencakup campaign, iklan, content, customer service, live shopping, stok, order, serta analisis.

Istilah yang sama sering digunakan untuk layanan yang sangat berbeda. Karena itu, membandingkan harga tanpa membandingkan lingkup kerja akan menghasilkan keputusan yang keliru. Paket Rp3 juta yang hanya mencakup katalog tidak dapat dibandingkan langsung dengan tim end-to-end yang bertanggung jawab pada sales operation dan koordinasi gudang.

Apa saja yang dikerjakan jasa kelola marketplace?

Lingkup dasar biasanya mencakup beberapa kelompok pekerjaan berikut.

Setup dan health check toko

  • Verifikasi akun dan pengaturan profil.

  • Alamat pickup, logistik, rekening, dan akses pengguna.

  • Dekorasi toko dan kategori produk.

  • Pemeriksaan penalti, pelanggaran, serta status kesehatan toko.

Catalog management

  • Upload dan pembaruan produk.

  • Judul, atribut, kategori, variasi, deskripsi, dan foto.

  • Harga normal dan harga promo.

  • Penonaktifan produk yang habis atau tidak lagi dijual.

  • Quality control agar informasi konsisten antarkanal.

Campaign dan promosi

  • Kalender campaign bulanan.

  • Pendaftaran double date, payday, flash sale, dan program platform.

  • Voucher toko, bundle, add-on deal, dan promo bertingkat.

  • Pemeriksaan funding: bagian yang ditanggung platform dan seller.

Store operations

  • Monitoring stok dan order.

  • Koordinasi perubahan harga atau produk.

  • Eskalasi masalah settlement, logistik, dan sistem.

  • Pemeriksaan cancellation, return, ulasan, dan chat.

Ads dan traffic

  • Pemilihan SKU iklan.

  • Pengaturan budget dan target.

  • Monitoring traffic, conversion, dan ROAS.

  • Evaluasi search term atau materi iklan jika tersedia.

Reporting dan rekomendasi

  • Rekap GMV, paid sales, order, AOV, traffic, dan conversion.

  • Performa per SKU dan per platform.

  • Iklan, promo, cancellation, return, dan stok.

  • Prioritas tindakan untuk periode berikutnya.

Layanan creative, customer service, live shopping, affiliate, serta warehouse dapat menjadi bagian paket atau add-on. Pastikan definisinya tertulis.

Bedakan admin marketplace dan marketplace management

Admin marketplace berfokus pada eksekusi tugas: upload, update, balas chat, dan proses administratif. Marketplace management memiliki tanggung jawab lebih luas: membuat commercial plan, menentukan prioritas SKU, mengelola campaign, membaca funnel, dan menghubungkan keputusan dengan target brand.

Keduanya dibutuhkan, tetapi harga dan KPI tidak sama. Jika brand memerlukan pertumbuhan, hanya menambah admin tidak otomatis menyelesaikan masalah positioning, traffic, conversion, atau margin.

KPI yang layak digunakan

Jangan menilai partner hanya dari GMV. Gunakan scorecard yang menggabungkan hasil, funnel, dan operasional.

Hasil komersial

  • Paid sales.

  • Net sales setelah pembatalan dan retur.

  • Orders.

  • Average order value.

  • Contribution margin jika data tersedia.

Funnel

  • Impressions atau product views.

  • Click-through rate.

  • Conversion rate.

  • Add-to-cart rate jika tersedia.

  • Persentase penjualan dari hero SKU.

Efisiensi

  • Ad spend.

  • ROAS.

  • Voucher cost.

  • Affiliate commission.

  • Total variable cost terhadap net sales.

Operasional

  • Cancellation rate.

  • Return rate.

  • On-time processing.

  • Stock accuracy.

  • Chat response.

  • Jumlah listing bermasalah.

Target harus menggunakan baseline yang jelas. Pertumbuhan 20% dari toko yang sering kehabisan stok mempunyai arti berbeda dari pertumbuhan 20% pada toko yang sudah stabil.

Struktur biaya jasa kelola marketplace

Beberapa model yang umum:

Fixed monthly retainer

Biaya tetap per bulan untuk lingkup dan kapasitas tertentu. Model ini mudah dianggarkan, tetapi perlu batas yang jelas untuk jumlah marketplace, SKU, campaign, dan output.

Persentase GMV atau net sales

Fee mengikuti skala penjualan. Model ini menyelaraskan insentif pertumbuhan, tetapi definisi basis fee harus jelas: GMV sebelum pembatalan, paid sales, atau net sales.

Hybrid

Kombinasi minimum retainer dan persentase penjualan. Cocok ketika partner perlu menutup kapasitas dasar sekaligus memiliki upside dari pertumbuhan.

Per aktivitas atau add-on

Biaya terpisah untuk live hour, desain, video, customer service, warehouse, fulfillment, atau marketplace tambahan.

Harga yang sehat mempertimbangkan beban kerja aktual. Toko dengan 20 SKU dan 100 order per bulan berbeda dari toko dengan 500 SKU, beberapa platform, serta ribuan order.

Data yang perlu disiapkan sebelum onboarding

  • Daftar SKU, harga, HPP, dimensi, berat, dan stok.

  • Akses marketplace dengan role yang aman.

  • Brand guideline dan aset produk.

  • Kalender promo dan kebijakan harga.

  • PIC untuk approval.

  • Histori penjualan, iklan, pembatalan, dan retur.

  • SLA gudang dan customer service.

  • Target bisnis dan batas margin.

Tanpa HPP atau batas promo, partner hanya dapat mengejar GMV, bukan profitabilitas.

Pertanyaan sebelum memilih partner

  1. Siapa account lead dan siapa yang mengerjakan tugas harian?

  2. Berapa lama waktu respons dan approval?

  3. Bagaimana partner mengamankan akses akun?

  4. Apakah laporan menunjukkan paid sales dan net sales?

  5. Bagaimana cara memilih SKU untuk iklan dan promo?

  6. Apakah content, CS, live, dan warehouse termasuk?

  7. Apa yang terjadi jika stok atau approval dari brand terlambat?

  8. Bagaimana mekanisme handover saat kontrak selesai?

Tanda layanan tidak sesuai

Waspadai proposal yang menjanjikan ranking atau penjualan tanpa melihat data, tidak memiliki definisi KPI, menggunakan satu dashboard generik untuk semua brand, atau mendorong diskon tanpa menghitung margin. Red flag lain adalah akses akun dipegang individu tanpa role management dan dokumentasi.

FAQ

Berapa biaya jasa kelola marketplace?

Tidak ada satu harga yang berlaku untuk semua toko. Biaya bergantung pada jumlah kanal, SKU, order, campaign, output creative, jam live, serta kebutuhan warehouse dan CS.

Apakah jasa kelola marketplace cocok untuk UMKM?

Cocok jika biaya layanan sebanding dengan kompleksitas dan potensi bisnis. Untuk toko kecil, paket dengan lingkup terbatas dapat lebih efisien daripada full management.

Apakah penjualan pasti naik?

Tidak ada jaminan tanpa memahami produk, harga, stok, dan anggaran. Partner yang baik menjelaskan baseline, asumsi, eksperimen, serta faktor di luar kendalinya.

Diskusikan kebutuhan marketplace brand Anda

GU Commerce menawarkan pendekatan terintegrasi untuk store management, merchandising, campaign, ads, creative, live shopping, customer service, warehouse, dan reporting. Hubungi tim kami melalui halaman kontak GU Commerce untuk menentukan lingkup yang sesuai.

Sumber

 
 
 

Comments


bottom of page