KPI Marketplace: Cara Membaca GMV, Net Sales, Conversion, AOV, dan ROAS
- GU Commerce

- 11 minutes ago
- 2 min read

Dashboard marketplace yang penuh angka belum tentu membantu keputusan. Brand membutuhkan hierarchy metric: hasil bisnis, funnel, efisiensi, dan operasional. Tanpa definisi, GMV dapat disalahartikan sebagai revenue atau cash.
Empat lapisan KPI Marketplace:
Berikut adalah beberapa lapisan KPI Marketplace:
Hasil komersial
GMV: nilai kotor transaksi menurut definisi platform.
Paid sales: pesanan yang sudah dibayar.
Net sales: penjualan setelah pembatalan, retur, dan penyesuaian yang didefinisikan.
Orders dan buyers.
AOV: sales dibagi orders.
Tulis definisi dan cut-off pada dashboard.
Funnel
Impressions.
Clicks.
CTR.
Visitors.
Add-to-cart.
Conversion rate.
Diagnosis mengikuti urutan. Impressions rendah berbeda solusinya dengan conversion rendah.
Efisiensi
Ad spend.
ROAS.
Voucher cost.
Affiliate commission.
Platform fee.
Fulfillment cost.
Contribution margin.
ROAS hanya melihat revenue dari ads, bukan seluruh biaya.
Operasional
Cancellation rate.
Return rate.
On-time processing.
Stock accuracy.
Out-of-stock days.
Chat response.
Rating dan violation.
Operasional buruk dapat merusak pertumbuhan berikutnya.
Cara membangun dashboard
Gunakan tiga level:
Executive: total net sales, margin, growth, top risk.
Channel: Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Lazada.
SKU: hero, growth, loss-making, out-of-stock, dead stock.
Tambahkan comparison: target, periode sebelumnya, dan tahun sebelumnya jika data sebanding.
Hindari vanity metrics
Views, followers, dan GMV berguna, tetapi tidak cukup. Selalu hubungkan ke product clicks, paid sales, cost, dan profit.
Ritme review
Harian: sales, ads, stock, incident.
Mingguan: funnel dan SKU actions.
Bulanan: P&L channel, cohort, dan roadmap.
Setiap review harus menghasilkan owner dan deadline.
FAQ
Apakah GMV sama dengan omzet?
Definisi dapat berbeda. GMV sering merupakan nilai kotor sebelum pembatalan, retur, dan fee. Gunakan definisi platform.
KPI apa yang paling penting?
Net sales dan contribution margin untuk hasil; funnel dan operasional untuk diagnosis.
Apakah semua channel memakai benchmark sama?
Tidak. Sumber traffic dan perilaku pembeli berbeda.
Dari dashboard ke keputusan
GU Commerce mengubah data store, ads, stok, dan operasional menjadi rekomendasi yang dapat dijalankan. Hubungi kami melalui halaman kontak.
Sumber
TikTok Newsroom, dashboard terintegrasi: https://newsroom.tiktok.com/tokopedia-dan-tiktok-shop-seller-center-resmi-diluncurkan?lang=id-ID
GU Commerce, strategic insight: https://www.gucommerce.id/
Shopee Seller Education Hub: https://seller.shopee.co.id/edu



Comments