top of page
Search

Cara Mengatasi Dead Stock Marketplace Tanpa Merusak Harga Brand

Cara Mengatasi Dead Stock Marketplace

Dead stock adalah inventaris yang tidak lagi bergerak dalam periode yang relevan dan berisiko sulit dijual. Dampaknya bukan hanya biaya gudang; modal kerja tertahan, ruang terpakai, dan tim kehilangan fokus. Berikut terdapat cara mengatasi dead stock.

Langkah yang dapat kalian ambil cara mengatasi dead stock yaitu:

Bedakan slow moving dan dead stock

Gunakan inventory aging:

  • 0–30 hari.

  • 31–60 hari.

  • 61–90 hari.

  • 91–180 hari.

  • Lebih dari 180 hari.

Sesuaikan dengan kategori dan umur simpan. Produk industrial mungkin memiliki siklus lebih panjang daripada FMCG.

Temukan penyebab

  • Demand lemah.

  • Harga tidak kompetitif.

  • Listing buruk.

  • Varian tidak sesuai pasar.

  • Produk tergantikan.

  • Rating bermasalah.

  • Stok terlalu banyak.

  • Salah channel.

  • Tidak pernah mendapat traffic.

Jangan langsung mendiskon sebelum diagnosis.

Pilih treatment

Fix

Perbaiki judul, foto, atribut, atau deskripsi jika traffic tidak relevan.

Reprice

Ubah harga dengan floor margin dan periode uji.

Bundle

Pasangkan dengan hero SKU berdasarkan penggunaan nyata.

Affiliate atau live

Gunakan demonstrasi jika produk membutuhkan edukasi.

B2B atau alternate channel

Produk tertentu lebih cocok dijual melalui manual order, distributor, atau proyek.

Clearance

Gunakan kuota, outlet, atau campaign terpisah agar harga utama tidak rusak.

Write-off atau disposal

Jika biaya mempertahankan stok lebih besar daripada recovery value, lakukan sesuai kebijakan finance dan compliance.

KPI

  • Dead stock value.

  • Aging.

  • Recovery sales.

  • Recovery margin.

  • Storage released.

  • Sell-through.

  • Days to liquidate.

FAQ

Kapan stok disebut mati?

Definisi tergantung kategori, lead time, dan siklus penjualan. Tetapkan kebijakan internal.

Apakah bundle selalu efektif?

Tidak. Bundle harus relevan dan tidak memindahkan diskon ke hero SKU secara berlebihan.

Apakah iklan layak untuk dead stock?

Hanya jika contribution margin setelah iklan dan peluang recovery masuk akal.

Ubah inventory aging menjadi action plan

GU Commerce membantu brand menghubungkan data SKU, campaign, ads, live, dan stok untuk memperbaiki sell-through. Hubungi kami melalui halaman kontak.

Sumber

 
 
 

Comments


bottom of page